MinahasaSulawesi Utara

Lapas Tondano Tutup Program Rehabilitasi Sosial Narapidana Khusus Narkotika

×

Lapas Tondano Tutup Program Rehabilitasi Sosial Narapidana Khusus Narkotika

Share this article

NUSANTARATERKINI.CO.ID,Minahasa — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano Yulius Paath SIP, DEA, mendampingi Kepala Divisi Kemenkumham Lapas Provinsi Sulut, Aris Munandar Bc. IP, S. Sos, M. Si mengikuti Acara Penutupan Kegiatan Rehabilitasi Sosial Narapidana Khusus Narkotika, Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Tondano, bekerjasama dengan BNN Provinsi Sulawesi Utara dan Yayasan Meifa Ervinda Waroka, Bertempat di Ruang Aula Kalapas Kelas IIB Tondano, Selasa (1/10/24).

Diketahui Ada sebanyak 36 orang warga binaan dalam proses rehabilitasi. Program ini dilaksanakan atas dukungan Yayasan MEW dan BNN Provinsi Sulut.

Ketua Yayasan Meifa Ervinda Waroka dalam laporannya mengatakan, “kegiatan dilakukan dengan tes urine dan skrining bagi ke 36 orang warga binaan Narkotika lapas IIB Tondano dan beberapa kegiatan lainnya dimana ada 10 kegiatan, hingga ada beberapa warga binaan yang mendapat award atas prilaku yang baik ditunjukan oleh para warga binaan ini, “terangnya

Koordinator Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulut dr. Reine Wowiling MARS, menyampaikan harapan dengan adanya kegiatan ini para warga binaan bisa dijangkau dengan rehabilitasi, dengan anggaran yang diberikan kepada pemerintah dari anggaran 10 orang boleh sampai 30 orang, akan terus berlanjut.

Melalui layanan ini di lapas Tondano ini bisa dirasakan oleh para warga binaan dan berharap ketika sudah keluar untuk mencari mereka ketika dalam kondisi yang tidak memungkinkan, karena dengan berkomunikasi dengan kami dapat membantu rehabilitasi semakin baik, “ucapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Sulut melalui Kadivpas Aris Munandar Bc. IP, S. Sos, M. Si, dalam sambutannya mengucapkan Terima kasih kepada BNN Sulut dan Yayasan Meifa Ervinda Waroka dan Kalapas Tondano dan petugas lainnya yang mengadakan kegiatan ini

Rehabilitasi ini adalah memperbaiki, dari sudah baik menjadi lebih baik, warga binaan ini bisa memperbaiki diri dengan menyesali perbuatan dengan menjadi baik, kami akan memantau kepada warga binaan yang sudah keluar untuk kebaikan para warga binaan, maka berbuat baiklah ketika sudah ada diluar, mari kita wujudkan Indonesia yang baik, mari Laksanakan ketrampilan yang didapat di lapas, ketika ada diluar nanti, “tandasnya, kemudian menutup kegiatan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *